fbpx

Ayam Negeri

Fries For All Food Instagram Post
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on pinterest

Ayam negeri? Iya ayam negeri. Apaan tuh?

Siapa sih yang gak kenal ayam yang satu ini. Ayam negeri atau yang biasa kita sebut ayam broiler (Sebenarnya istilah “ayam Broiler” merupakan istilah asing yang menunjukkan cara memasak ayam di negara-negara barat) merupakan ternak yang paling ekonomis bila dibandingkan dengan ternak lain, keunggulan ayam broiler antara lain memiliki rasa yang lezat, pertumbuhannya yang sangat cepat dengan bobot badan yang tinggi dalam waktu yang relatif pendek, konversi pakan kecil, siap dipotong pada usia muda serta menghasilkan kualitas daging berserat lunak.

Yang perlu Anda ketahui disini hormon yang disuntikan pada ayam negeri adalah hormon estrogen.  Hormon yang telah melekat pada ayam ini apabila sering Anda konsumsi mengakibatkan kadar hormon esterogen dalam tubuh berlebihan.

Dampaknya, hormon lain yang ada di dalam tubuh akan terganggu bahkan bisa berubah. Resistensi bakteri pun bisa terjadi pada tubuh manusia telah terpapar residu antiobiotik.  Setelah itu, bakteri tertentu akan kebal terhadap antibiotik sejenis apabila seseorang mencoba mengatasi bakteri tersebut.

Bahaya ayam negeri yang paling umum adalah menyebabkan gangguan pencernaan. Perlu Anda ketahui bahwa ayam negeri lebih rentan untuk terpapar bakteri berbahaya seperti salmonellacampylobacter, hingga bakteri E.coli.

Mengingat potensi ayam negeri yang membahayakan bagi kesehatan manusia, maka pemakaian antibiotik pada ayam negeri mulai dibatasi, bahkan dilarang di negara-negara tertentu. Namun, pemberian vaksin pada hewan masih diperkenankan asalkan sesuai dengan resep dari dokter hewan. Selain itu, peningkatan kualitas kandang baik dari segi kebersihan juga harus dilakukan guna meminimalkan penyebaran bakteri.

Selain risiko kontaminasi bakteri, bahaya ayam negeri jika terlalu sering dikonsumsi adalah kandungan kolestrol dan lemak jenuh di dalamnya, terutama pada bagian kulit ayam. Untuk menyiasatinya, konsumsi lah daging ayam tanpa lemak, dan pilih cara mengolah yang lebih sehat seperti direbus, dikukus, dipanggang tanpa minyak, atau dimasak menjadi sup.

Daging ayam negeri merupakan bahan pangan hewani mudah ditemui di mana saja, kaya akan manfaat baik untuk tubuh. Selain itu, kandungan lemak yang cenderung lebih rendah ketimbang daging hewan ternak yang lain. Ayam negeri sebagai sumber protein yang baik, juga mengandung mineral penting untuk tubuh seperti kalsium, fosfor, zat besi, dan beberapa vitamin seperti vitamin A dan vitamin B1.

Daging ayam negeri merupakan salah satu bahan andalan untuk memasak. Ayam negeri bisa diolah menjadi masakan yang lezat dan istimewa. Ayam negeri bisa diolah jadi berbagai menu masakan yang menggugah selera, seperti mengukus, memanggang, menumis, menggoreng atau dibakar. Akan tetapi jika kamu bosan dengan masakan ayam negeri yang begitu-begitu saja, kamu bisa mencoba menu istimewa dari sahimas food.

Sahimas Food merupakan produsen ayam ungkep frozen yang telah ditingkatkan cita rasanya melalui pemasakan sempurna dengan berbagai bumbu khas nusantara, rempah-rempah warisan leluhur, sehingga awet saat disimpan beku. Dikemas secara vakum dan tahan selama 3 bulan meskipun tanpa pengawet, sahimas food sangat cocok untuk persediaan lauk yang sehat, bergizi, serta praktis dan mudah penyajiannya bagi keluarga tercinta.

Tahu nggak, sejak kapan ayam negeri ini populer di Indonesia?

Konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia di awal-awal orde baru sangatlah rendah kawan, hanya 3,5 gram per kapita per hari. Maka dari itu, pemerintah, sekitar tahun 1967an, melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kehewanan saat itu, membuat program Bimas Ayam Negeri yang bertujuan memasyarakatkan ayam negeri kepada para peternak unggas dengan mengimpor bibit ayam negeri secara massal.

Ayam negeri yang merupakan jenis ayam ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam. Sebenarnya, ayam negeri pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia pada 1953—1960. Tujuan impor ayam negeri pada saat itu hanya untuk memenuhi pasar lokal dan penghobi. Adapun jenis yang diimpor antara lain: white leghorn, island red, new hampshire, dan australop. Pihak pengimpor yaitu dari Gabungan Penggemar Unggas Indonesia (GAPUSI). Dari impor yang dilakukan, para hobiis senang menyilangkan perkawinan dengan ayam kampung yang ada di Indonesia.

Nah… Sekarang sudah tahu kan apa itu ayam negeri. Daging ayam negeri dianggap sebagai sumber protein hewani yang menyehatkan dan murah jika dibandingkan dengan daging komoditas ternak lainnya. Tentunya ini sejalan dengan animo masyarakat Indonesia, murah dan enak. Dan tidak kalah pentingnya adalah empuk dan berdaging banyak. Hahaha…